Amul, koperasi susu terbesar di dunia, telah meluncurkan inisiatif pertanian susu berbasis AI yang ambisius bernama Amul AI, yang menargetkan 36 lakh (3,6 juta) produsen susu perempuan di Gujarat, India. Platform ini, didukung oleh data koperasi yang luas yang telah dikumpulkan selama lima dekade, menawarkan bantuan pribadi melalui asisten AI bernama Sarlaben, yang tersedia dalam bahasa asli petani.
Diluncurkan menjelang KTT Dampak AI India 2026, Amul AI didukung oleh Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi (MeitY) dan Yayasan EkStep. Ini berfungsi sebagai contoh praktis bagaimana AI dapat menjangkau petani pedesaan secara efektif, mengatasi kebutuhan dan tantangan spesifik mereka.
Sarlaben memanfaatkan salah satu repositori data pertanian paling komprehensif di India dan dapat diakses melalui aplikasi seluler Amul Farmer, yang telah mengumpulkan lebih dari 10 lakh (satu juta) unduhan. Selain itu, platform ini mendukung panggilan suara bagi mereka yang menggunakan ponsel fitur atau telepon rumah, memastikan bahwa semua petani dapat memanfaatkan layanannya.
Platform ini terintegrasi dengan Sistem Pengumpulan Susu Otomatis Amul (AMCS) dan aplikasi Pashudhan, memberikan panduan yang disesuaikan berdasarkan data ternak individu. Pendekatan inovatif ini membedakan Amul AI dari chatbot pertanian lainnya, karena memanfaatkan sejumlah besar data pelatihan yang berasal dari miliaran transaksi pengadaan susu dan catatan veteriner.
Meskipun India adalah produsen susu terbesar di dunia, negara ini menghadapi tantangan seperti ukuran kawanan yang kecil dan akses terbatas ke perawatan veteriner. Amul AI bertujuan untuk menjembatani kesenjangan informasi yang sering kali membuat petani tidak mendapatkan bantuan tepat waktu, terutama selama keadaan darurat. Awalnya tersedia dalam bahasa Gujarati, platform ini memiliki potensi untuk diperluas ke 20 bahasa India, lebih meningkatkan jangkauannya di seluruh negeri.
Para ahli memandang Amul AI sebagai langkah signifikan menuju transformasi sektor susu, dengan potensi untuk meningkatkan kesadaran petani dan akses ke sumber daya berkualitas. Keberhasilan platform ini akan bergantung pada kemampuannya untuk melibatkan petani secara efektif, terutama mereka yang mungkin belum akrab dengan teknologi digital. Inisiatif ini merupakan kemajuan penting dalam memanfaatkan AI untuk pengembangan pedesaan yang inklusif, menandai era baru yang potensial dalam industri susu India.