Insinyur Apple telah mengembangkan sistem visi komputer yang mendeteksi kesalahan warna dalam kemasan, seperti label bacon yang terlalu merah muda, membantu perusahaan seperti ImageTek menghindari kehilangan pelanggan kunci. ImageTek, sebuah produsen kecil tanpa tim AI, telah mendapatkan manfaat signifikan dari dukungan tak terduga Apple sebagai bagian dari rencana investasi senilai $600 miliar untuk meningkatkan manufaktur AS hingga 2028.
Apple Manufacturing Academy, yang diluncurkan bekerja sama dengan Michigan State University, bertujuan untuk mendidik generasi produsen berikutnya. Apple telah mengalokasikan $2,5 juta untuk mendukung tahun pertama akademi, yang mencakup lokakarya gratis untuk lebih dari 100 produsen kecil. Peserta telah mengungkapkan apresiasi mereka terhadap dukungan teknis tambahan dari insinyur Apple, yang melampaui sesi pelatihan standar.
Jamie Herrera, yang mengawasi akademi, menekankan pentingnya penerapan praktis dalam pembelajaran, menyatakan bahwa tujuannya adalah untuk membantu produsen menerapkan pengetahuan yang diperoleh melalui program tersebut. Apple, yang biasanya menjaga kerahasiaan proses produksinya, telah membagikan wawasan dari pengalaman luasnya dengan mitra seperti Foxconn, memberikan tingkat transparansi yang jarang terjadi.
Inisiatif ini juga berfungsi sebagai langkah strategis bagi Apple, yang berpotensi meningkatkan posisinya dengan pemerintah AS di tengah diskusi yang sedang berlangsung tentang manufaktur domestik dan tarif. Para ahli percaya bahwa keterlibatan Apple dapat mendorong goodwill dan dukungan bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan regulasi.
Peserta seperti ImageTek dan Amtech Electrocircuits telah melaporkan perbaikan signifikan dalam operasi mereka berkat bimbingan yang diterima dari Apple. Dengan mengintegrasikan teknologi canggih dan otomatisasi, perusahaan-perusahaan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing mereka terhadap produsen luar negeri. Seiring dengan pertumbuhan mereka, mereka berharap dapat menjalin kemitraan dengan perusahaan-perusahaan besar, termasuk Apple, di masa depan.