Dalam episode terbaru podcast WIRED 'Uncanny Valley,' CEO AMD Lisa Su membagikan pandangannya tentang lanskap kompetitif industri teknologi, terutama terkait dengan kecerdasan buatan (AI). Selama percakapan, Su mengungkapkan keyakinannya bahwa kekhawatiran tentang gelembung AI adalah berlebihan, menekankan bahwa AI masih berada di tahap awal dan memiliki potensi transformatif untuk berbagai sektor.

Su menyoroti kemajuan pesat dalam teknologi AI dan integrasinya yang semakin meningkat ke dalam praktik bisnis sehari-hari. Dia mencatat bahwa meskipun investasi signifikan sedang dilakukan dalam AI, permintaan mendasar untuk teknologi tetap kuat, didorong oleh ekosistem yang solid dan kebutuhan akan daya komputasi yang lebih baik. Permintaan ini, menurutnya, membenarkan investasi berani yang dilakukan oleh perusahaan seperti AMD.

Diskusi juga menyentuh dinamika kompetitif di pasar chip, terutama membandingkan AMD dengan raksasa industri Nvidia. Su mengakui keunggulan Nvidia tetapi menegaskan bahwa strategi AMD melibatkan penyediaan berbagai jenis chip yang disesuaikan untuk berbagai aplikasi, yang sangat penting seiring perkembangan pasar.

Latar belakang Su sebagai pemimpin di industri semikonduktor juga menjadi fokus percakapan. Dia menceritakan perjalanannya dari Taiwan hingga menjadi sosok terkemuka di bidang teknologi, memimpin AMD melalui perubahan luar biasa sejak dia mengambil alih sebagai CEO pada tahun 2014. Di bawah kepemimpinannya, kapitalisasi pasar AMD telah melonjak, menunjukkan manajemen dan visinya yang efektif untuk masa depan perusahaan.

Episode podcast ditutup dengan Su membahas pentingnya kolaborasi antara industri teknologi dan pemerintah, terutama dalam konteks keamanan nasional dan kebijakan AI. Dia menekankan perlunya dialog terbuka untuk mendorong inovasi sambil memastikan bahwa teknologi melayani kepentingan publik. Secara keseluruhan, wawasan Su mencerminkan pandangan percaya diri untuk AMD dan lanskap teknologi yang lebih luas saat menghadapi kompleksitas AI dan persaingan.