BHP, sebuah perusahaan pertambangan besar, menekankan peran kecerdasan buatan (AI) dalam mengubah data operasional menjadi keputusan harian yang lebih baik. Dalam sebuah posting blog terbaru, perusahaan ini menjelaskan bagaimana mereka menganalisis data dari sensor dan sistem pemantauan untuk mengidentifikasi pola dan memberi tahu pengambil keputusan tentang masalah mesin. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan keselamatan tetapi juga meminimalkan dampak lingkungan.

Bagi pimpinan BHP, pertanyaan pentingnya bukan tentang potensi aplikasi AI, tetapi tentang keputusan berulang yang mereka buat dan bagaimana informasi yang lebih baik dapat meningkatkan pilihan tersebut. Perusahaan berkomitmen untuk mengintegrasikan AI sebagai kemampuan operasional inti, bergerak melampaui proyek percontohan awal untuk mengatasi tantangan terkait kinerja tertentu.

BHP telah berhasil mengurangi waktu henti mesin yang tidak direncanakan dan mengoptimalkan konsumsi energi dan airnya. Setiap kasus penggunaan AI menargetkan masalah spesifik, ditugaskan kepada pemilik dan indikator kinerja utama (KPI), dengan hasil yang dipantau secara teratur bersamaan dengan metrik operasional lainnya.

Selain fokus pada pemeliharaan prediktif dan efisiensi energi, BHP juga menjelajahi penggunaan AI di area yang lebih inovatif seperti kendaraan otonom dan pemantauan kesehatan real-time untuk staf. Aplikasi ini memiliki potensi untuk bermanfaat di berbagai sektor yang padat aset, termasuk logistik dan manufaktur.

Pemeliharaan prediktif memungkinkan perbaikan terjadwal untuk meminimalkan kegagalan yang tidak terduga dan waktu henti yang mahal. Dengan memanfaatkan model AI untuk menganalisis data peralatan dari sensor, BHP dapat memperkirakan kebutuhan pemeliharaan, yang mengarah pada lebih sedikit kerusakan dan keselamatan yang lebih baik. Perusahaan telah melaporkan penghematan signifikan dalam penggunaan air dan energi di fasilitas Escondida-nya di Chili, mengaitkan keuntungan ini langsung dengan teknologi AI. Integrasi analitik real-time memungkinkan operator untuk membuat keputusan yang terinformasi dengan cepat, meningkatkan efisiensi operasional.

BHP juga memajukan penggunaan mesin otonom yang didukung AI, yang mengurangi paparan risiko bagi pekerja dan meminimalkan kesalahan manusia. Dengan data operasional yang kompleks diproses melalui pusat regional, AI dan analitik sangat penting untuk mengoptimalkan pengambilan keputusan. Selain itu, perusahaan sedang menerapkan perangkat yang terintegrasi dengan AI untuk memantau kondisi pekerja, meningkatkan keselamatan di lingkungan yang menantang. Perangkat ini memberikan peringatan real-time berdasarkan indikator seperti detak jantung dan kelelahan, mencerminkan komitmen BHP terhadap perlindungan staf.

Pengalaman BHP menawarkan wawasan berharga bagi pengambil keputusan di berbagai industri yang ingin memanfaatkan AI dalam tantangan operasional. Dengan menempatkan AI di titik pengambilan keputusan, organisasi dapat mencapai perbaikan signifikan dalam efisiensi dan keselamatan.